PT Rifan Financindo Berjangka – Pada hari Selasa (19/12), S&P 500 menutup perdagangan dengan penguatan, dan kini bersiap mencetak rekor tertinggi baru dengan optimisme terus berkembang terkait pemangkasan suku bunga yang tetap menjadi sentimen utama.
S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 0,6%, mencapai 4.768,37, dan saat ini hanya berjarak sekitar 0,6% dari level penutupan tertinggi sepanjang masa di 4.796,56. Dow Jones Industrial Average naik 251 poin, atau 0,7%, menutup pada rekor tertinggi kelima berturut-turut, sementara NASDAQ Composite juga mengalami kenaikan sebesar 0,7%.
Sektor Energi dan Bahan Dasar Menarik Perhatian Bullish
Sektor bahan dasar dan energi memimpin kenaikan pasar, dengan sektor energi didukung oleh kenaikan harga minyak, bahkan ketika AS mengumumkan rencana untuk memperluas gugus tugas angkatan laut guna melindungi pengiriman melalui Laut Merah.
Saham-saham bahan dasar, termasuk The Mosaic Company (MOS), FMC Corporation (FMC), dan Freeport-McMoran Copper & Gold Inc (FCX), menjadi pemimpin penguatan setelah komoditas, seperti tembaga, mengalami lonjakan. Spekulasi tentang pemotongan suku bunga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan permintaan logam.
Google Membayar $700 Juta dalam Sengketa, Microsoft Dapat Dukungan Oppenheimer
Di dunia teknologi, Alphabet, perusahaan induk Google (GOOGL), telah setuju untuk membayar $700 juta guna menyelesaikan sengketa hukum yang diajukan oleh negara-negara bagian AS dan konsumen terkait praktik anti persaingan di toko aplikasi Play di perangkat Android. Saham Alphabet naik sebesar 1%.
Sementara itu, Microsoft Corporation (MSFT) ditutup mendekati posisi datar setelah Oppenheimer menyebutnya sebagai “pilihan saham berkapitalisasi besar” untuk tahun 2024. Oppenheimer menyoroti “posisi AI yang unik dari raksasa teknologi ini.”
Kenvue Naik Setelah Kemenangan Hukum, Affirm Perluas Kemitraan dengan Walmart
Kenvue Inc (KVUE) melonjak lebih dari 2% setelah memenangkan kemenangan besar dalam gugatan hukum terkait Tylenol. Hakim memutuskan mendukung perusahaan dalam gugatan class action yang mengaitkan paparan Tylenol dengan autisme.
Affirm Holdings Inc (AFRM) mengumumkan bahwa kemitraannya dalam layanan “buy now, pay later” dengan Walmart akan diperluas ke lebih dari 4.500 kios kasir mandiri Walmart, menyebabkan kenaikan harga saham sebesar 15%.
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran investasi. Keputusan investasi sebaiknya berdasarkan penelitian mendalam dan pertimbangan yang hati-hati.
Sumber: Investing.com
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
