EUR/USD Menghentikan Penurunan Selama Enam Hari
PT Rifan Financindo Berjangka – Pasangan mata uang EUR/USD mengalami pemulihan sedikit, mengakhiri tren penurunan selama enam hari di tengah penjualan dolar AS yang lebih luas dan peningkatan minat beli terhadap yen Jepang. Meskipun mencapai level terendahnya dalam beberapa minggu sejak 14 November, pasangan ini menemukan dukungan di pertengahan 1.0700-an. Pemulihan ini terjadi meskipun ada ekspektasi bahwa pasar ekuitas yang lebih lemah mungkin membatasi kerugian dolar AS dan menahan penguatan euro.
EUR/USD naik 0,05% menjadi 1.0798 pada pukul 08:15 WIB pada Jumat (08/12), setelah mengalami kenaikan 0,26% pada sesi Kamis (07/12), ditutup pada 1.0790.
ECB Memberikan Sinyal Jeda dalam Rencana Kenaikan Suku Bunga
Antisipasi pasar terhadap potensi perubahan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) mempengaruhi pergerakan euro. Komentar yang dibuat pada hari Selasa oleh anggota Dewan Eksekutif ECB, Isabel Schnabel, menyarankan bahwa bank sentral bisa mempertimbangkan untuk menghentikan kenaikan suku bunga karena turunnya tingkat inflasi. Sikap dovish ini telah memicu spekulasi pasar mengenai pemotongan suku bunga ECB yang substansial, dengan prediksi mencapai 142 basis poin pada tahun 2024.
ECB Memberikan Sinyal Jeda dalam Rencana Kenaikan Suku Bunga
Ditambah lagi dengan prospek ekonomi zona euro, produksi industri Jerman pada bulan Oktober turun lebih dari yang diharapkan sebesar 0,4%, menandakan potensi hambatan ekonomi. Para investor saat ini memperhatikan data pasar tenaga kerja AS yang akan datang, termasuk Klaim Pengangguran dan terutama laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang diperkirakan akan dirilis pada hari Jumat, untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai pergerakan mata uang.
Dalam berita mata uang lainnya, USD/CAD menguat setelah Bank of Canada memutuskan untuk mempertahankan suku bunga sebesar 5%. Sementara itu, GBP/USD tetap lemah akibat permintaan yang kuat terhadap dolar AS, dengan harapan bahwa Federal Reserve mungkin tidak akan menaikkan suku bunga hingga setidaknya Juli, sementara suku bunga Inggris diprediksi akan tetap stabil.
Investor Memantau Data Pasar Tenaga Kerja AS untuk Wawasan Mata Uang
Pasangan mata uang seperti EUR/GBP menguat menjelang perkiraan PDB Zona Euro, yang diperkirakan akan tetap datar menyusul data penjualan ritel yang lemah. AUD/USD menghadapi tekanan penjualan yang terus berlanjut imbas tantangan ekonomi China dan spekulasi mengenai penurunan suku bunga yang akan datang oleh Reserve Bank of Australia. Namun, antisipasi sikap dovish dari the Fed dapat membatasi kerugian lebih lanjut untuk mata uang-mata uang ini.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan. Berdagang dan berinvestasi di pasar keuangan melibatkan risiko, dan individu sebaiknya melakukan riset mereka dan mencari saran profesional sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber: Investing.com
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
