PT Rifan Financindo Berjangka – Emas menunjukkan stabilitas pada hari Kamis, setelah mengalami kenaikan tipis di sesi sebelumnya. Kenaikan ini terjadi karena imbal hasil Treasury jangka panjang terus turun menyusul data terbaru yang mengindikasikan kelemahan pasar tenaga kerja AS.
Pasar Treasury kembali mengalami kenaikan pada hari Rabu, dengan perlambatan penciptaan lapangan kerja di sektor swasta semakin mendorong para pedagang untuk bertaruh bahwa Federal Reserve akan melonggarkan kebijakan moneternya tahun depan. Suku bunga dan imbal hasil yang lebih rendah umumnya memberikan dampak positif bagi emas batangan, karena logam ini tidak memberikan bunga apa pun.
Emas telah menunjukkan stabilitas setelah mengalami pergerakan yang bergejolak pada awal pekan ini. Harga melonjak ke rekor tertingginya pada hari Senin sebelum mengalami penurunan cepat, terutama karena indikasi para pedagang bahwa penurunan suku bunga The Fed mungkin terlalu agresif. Investor sangat memperhatikan prospek inflasi, dan data pasar tenaga kerja AS yang dijadwalkan rilis pada hari Jumat diharapkan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter di masa mendatang.
Pada pukul 7:45 pagi waktu Singapura, harga emas di pasar spot naik tipis 0,1% menjadi $2,026.85 per ons, mengikuti kenaikan 0,3% pada hari Rabu. Indeks Bloomberg Dollar Spot menunjukkan pergerakan yang terbatas. Sementara itu, perak, platinum, dan paladium semuanya mengalami kenaikan. (Arl)
Sumber: Bloomberg & Rfbnews
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
