Pound Tertekan Jelang Keputusan Suku Bunga BOE

Pound Inggris (GBP) berisiko melemah jika Bank of England (BOE) memberikan sinyal dovish saat mengumumkan pemangkasan suku bunga yang sudah lama diperkirakan Pasar hari ini. Investor sepenuhnya sudah memperhitungkan penurunan suku bunga ini, dan bahkan memperkirakan satu kali lagi pemotongan sebelum akhir tahun.
Namun, jika BOE mengisyaratkan laju pemangkasan yang lebih cepat dari perkiraan, itu bisa mengejutkan Pasar dan memberikan tekanan lebih besar pada nilai tukar pound. Saat ini, bank sentral menghadapi dilema: inflasi utama masih tinggi di 3,6%, sementara inflasi jasa tetap “lengket” di 4,7%, yang membuat BOE tetap hati-hati.
Di sisi lain, kondisi Pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda melemah. Pengangguran naik dan pertumbuhan upah mulai melambat. Gubernur BOE Andrew Bailey sebelumnya menyatakan bahwa pemangkasan lebih dalam bisa terjadi jika kondisi Pasar tenaga kerja memburuk — dan sekarang tanda-tanda itu mulai terlihat.
Dengan ketidaksepakatan internal di dalam Komite Kebijakan Moneter (MPC), kemungkinan bahwa Pasar meremehkan potensi pemangkasan suku bunga tambahan masih terbuka. Jika BOE menekankan kekhawatiran terhadap Pasar tenaga kerja, GBP bisa turun lebih jauh, menghapus keuntungan baru-baru ini yang sempat didorong oleh pelemahan Dolar AS.(ayu)
Sumber: newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.