Harga Perak Naik Didorong Ketegangan Geopolitik dan Harapan The Fed

Harga Perak sedikit menguat di atas $38.30 pada hari Jumat (8/8), setelah mengalami penurunan ringan pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh ketidakpastian ekonomi global yang mendorong investor untuk mencari aset safe haven. Dengan adanya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian tentang kebijakan suku bunga The Fed, Perak terus menjadi pilihan utama untuk lindung nilai.
Sementara itu, harga Perak telah meningkat lebih dari 25% sejak awal tahun 2025, mengikuti tren kenaikan yang serupa dengan Emas. Pasar memperkirakan bahwa kebijakan moneter yang lebih dovish dari bank sentral, terutama The Fed, akan terus mendukung Perak, yang lebih sensitif terhadap suku bunga dibandingkan dengan logam mulia lainnya. Ekspektasi ini semakin mendalam seiring dengan laporan ekonomi yang menunjukkan potensi pemangkasan suku bunga. (Arl)
Sumber : newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.