Yen Jatuh, Apa Paket Stimulus Perdana Menteri Baru Jepang?

Yen Jepang melemah menembus angka 152 per Dolar AS pada hari Kamis(23/10), mendekati level terendah dalam delapan bulan terakhir. Pelemahan ini terjadi di tengah spekulasi bahwa Perdana Menteri baru, Sanae Takaichi, akan segera mengumumkan paket stimulus besar-besaran, mungkin bulan depan. Rencana ini diperkirakan lebih besar dari paket 13,9 triliun yen tahun lalu, dengan tujuan membantu meringankan tekanan inflasi yang dirasakan oleh masyarakat. Takaichi juga diperkirakan akan mendukung kebijakan fiskal dan moneter yang longgar untuk mendongkrak ekonomi Jepang.
Sementara itu, Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan minggu depan, dengan kemungkinan kenaikan suku bunga baru diprediksi terjadi pada Januari. Di sisi lain, Pasar juga terus memperhatikan perkembangan hubungan dagang antara AS dan Tiongkok. Meskipun ada laporan tentang rencana AS membatasi ekspor perangkat lunak ke Tiongkok, pernyataan Presiden Donald Trump bahwa pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping sudah dijadwalkan sedikit meredakan kekhawatiran ketegangan dagang. (az)
Sumber: newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.