Harga emas stabil setelah tekanan jual sebelumnya, karena ketakutan atas dampak perang dagang Presiden AS Donald Trump menimbulkan kekhawatiran akan kemerosotan ekonomi global.
๐ Sorotan Utama:
๐น Permintaan Safe Haven Tetap Kuat
โ
Investor kembali ke emas setelah aksi jual tiga sesi terakhir.
โ
Ketegangan dagang dan kekacauan geopolitik mendorong minat terhadap aset lindung nilai.
๐น Tarif Trump Menimbulkan Guncangan Pasar
โ
Tarif agresif menyebabkan dislokasi di pasar global.
โ
Kekhawatiran meningkat terhadap potensi resesi global.
โ
Trump tetap bersikeras pada kebijakan tarif, namun terbuka untuk negosiasi.
๐น Risiko Likuidasi Masih Ada
โ
Ketidakpastian tinggi bisa memicu aksi jual lebih lanjut untuk menutupi kerugian dari aset lain.
โ
Volatilitas ekstrem memperbesar risiko di pasar keuangan.
๐ Harga Emas Spot: $2.989 per ons
๐ Kinerja 2025: Naik lebih dari 13%
๐ Indeks Bloomberg Dollar Spot: Hampir tidak berubah
๐ Logam Lainnya:
โ Perak stabil
โ Paladium stabil
โ Platinum stabil
Kesimpulan:
Meski emas turun dalam beberapa sesi terakhir, sentimen pasar tetap mendukung logam mulia sebagai perlindungan terhadap risiko sistemik akibat kebijakan perdagangan AS. Fokus ke depan tertuju pada perkembangan diplomatik dan potensi penyesuaian kebijakan dari Gedung Putih.
(Sumber: Bloomberg)
PT Rifan Financindo Berjangka โ Kvn
