Harga emas stabil pada Senin (24/3) setelah mengalami dua hari penurunan, didukung oleh kekhawatiran geopolitik dan risiko ekonomi global akibat kebijakan tarif AS.
๐ Faktor-Faktor Penggerak Harga Emas:
๐น Kebijakan Tarif AS
- Tarif timbal balik Trump kemungkinan tidak sekeras perkiraan awal.
- Gedung Putih akan mengecualikan beberapa negara dan tidak merencanakan hambatan perdagangan sektoral.
- Tiongkok & Australia memperingatkan dampak ekonomi dari kebijakan ini.
๐น Geopolitik & Permintaan Aset Safe Haven
- Ketidakpastian global dan kebijakan Trump mendorong investor beralih ke emas.
- Bank sentral terus meningkatkan pembelian emas sebagai lindung nilai terhadap risiko ekonomi.
- Emas telah naik 15% sepanjang tahun ini, menembus $3.000 per ons untuk pertama kalinya.
๐น Ekspektasi Penurunan Suku Bunga
- Pelaku pasar masih memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed dalam beberapa bulan ke depan.
- Biaya pinjaman yang lebih rendah mendukung harga emas, karena logam ini tidak memberikan imbal hasil.
๐ Harga Emas Spot: $3.022,15 per ons (stabil)
๐ Rekor Tertinggi: $3.057,49 per ons (Kamis)
๐ Indeks Bloomberg Dollar Spot: Turun 0,1% setelah naik 0,8% selama tiga sesi sebelumnya
๐ Logam Mulia Lainnya:
- Perak, platinum, dan paladium naik
(Sumber: Bloomberg)
PT Rifan Financindo Berjangka โ Kvn
