Emas Bersiap untuk Kenaikan Mingguan di Tengah Ketidakpastian Tarif AS

Harga emas berada di jalur kenaikan mingguan karena investor mencari aset safe-haven setelah tarif baru AS menambah ketidakpastian ekonomi global.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Emas:

🔹 Dampak Tarif AS terhadap Pasar

  • Presiden Donald Trump menerapkan kenaikan tarif terbesar dalam satu abad, memicu pembalasan dari beberapa negara.
  • Investor tetap waspada terhadap potensi dampak inflasi dan perlambatan ekonomi akibat kebijakan perdagangan AS.

🔹 Kinerja Harga Emas

  • Harga emas batangan diperdagangkan mendekati $2.905 per ons, meskipun turun sedikit pada hari Jumat (7/3).
  • Kenaikan mingguan sebesar 1,7% menunjukkan tingginya permintaan aset safe-haven.

🔹 Fokus Kebijakan The Fed

  • Ekspektasi pasar: Tarif tinggi dapat mendorong harga konsumen naik dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.
  • Dilema Federal Reserve: Berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan tingkat lapangan kerja yang maksimal.
  • Suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.

🔹 Pernyataan Trump yang Meredakan Pasar

  • Trump menunda penerapan tarif 25% untuk barang-barang Meksiko dan Kanada dalam perjanjian perdagangan Amerika Utara.
  • Penangguhan ini memberikan ruang bagi kedua negara untuk menegosiasikan kesepakatan lebih lanjut.

🔹 Fokus Data Ekonomi Mendatang

  • Para investor menantikan laporan Nonfarm Payrolls AS pada hari Jumat untuk melihat tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja.
  • Data ini dapat menjadi indikator kunci dalam menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

📌 Harga emas spot turun 0,2% menjadi $2.905,45 per ons pada pukul 8:42 pagi di Singapura.
📌 Indeks Spot Dolar Bloomberg stabil setelah mengalami penurunan terpanjang sejak September.

(Sumber: Bloomberg)

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.