Harga emas mencapai rekor tertinggi di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven setelah perang dagang AS-Tiongkok kembali memanas.
Faktor-Faktor Penggerak Pasar
- Perang Dagang AS-Tiongkok
- Harga emas spot mencapai $2.849,05 per ons, tertinggi sepanjang masa, setelah Presiden Donald Trump mengenakan tarif 10% terhadap impor Tiongkok.
- Tiongkok membalas dengan tarif lebih terarah, meskipun lebih moderat dibandingkan periode pertama kepemimpinan Trump.
- Investor masih menunggu dampak tarif ini terhadap inflasi dan kebijakan moneter AS.
- Ketidakpastian Geopolitik
- Trump mengusulkan agar AS mengambil alih Jalur Gaza dan memikul tanggung jawab rekonstruksi, menambah ketidakpastian global.
- Meningkatnya risiko geopolitik meningkatkan daya tarik emas sebagai aset pelindung nilai.
- Pelemahan Dolar AS
- Indeks dolar turun setelah laporan pekerjaan AS menunjukkan perlambatan bertahap di pasar tenaga kerja.
- Dolar AS yang lebih lemah membuat emas lebih menarik bagi investor global.
Pergerakan Harga Logam Mulia
- Harga emas spot naik 0,1% menjadi $2.844,82 per ons pada pukul 9:17 pagi di Singapura.
- Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, melanjutkan pelemahan 0,7% dari hari Selasa.
- Perak dan paladium melemah, sementara platinum naik tipis.
Outlook Pasar
Emas diperkirakan tetap dalam tren bullish selama ketidakpastian perang dagang dan geopolitik terus berlanjut. Jika The Fed menunda pemangkasan suku bunga, tekanan terhadap emas bisa meningkat, tetapi permintaan aset haven kemungkinan akan tetap kuat.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
