Harga emas mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan hari Selasa, dengan XAU/USD mendekati level $2.700 per ons, yang terakhir terlihat pada 25 November. Emas diperdagangkan di sekitar $2.694, naik 1,32%, didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan Desember.
Faktor Pendorong Utama Kenaikan Emas:
- Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Fed:
- Data dari CME FedWatch Tool menunjukkan peluang 86% untuk penurunan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan Fed mendatang.
- Pemangkasan suku bunga cenderung mendukung harga emas karena mengurangi peluang keuntungan aset berbunga.
- Data Ekonomi AS:
- Survei dari National Federation of Independent Business mengungkapkan peningkatan optimisme di kalangan usaha kecil.
- Namun, fokus pasar tetap pada laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) yang akan dirilis masing-masing pada hari Rabu dan Kamis, sebagai panduan inflasi utama bagi Federal Reserve.
Dinamika Pasar Emas:
- Harga Emas Spot: Mengincar level $2.700, mendekati puncak tertinggi baru-baru ini.
- Faktor Pendukung: Ketidakpastian ekonomi dan ekspektasi moneter mendukung daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Outlook Pasar:
Investor akan terus mencermati data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini. Hasil data tersebut dapat memengaruhi sikap kebijakan Federal Reserve dan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang arah harga emas.
Sumber: FXStreet
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
