PT Rifan Financindo Berjangka – PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA), emiten sawit terkemuka, mengumumkan bahwa salah satu pemegang sahamnya, Gani, telah menjual seluruh kepemilikannya. Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Corporate Secretary STAA, Juliani Chandra, mengungkapkan bahwa Gani melepas 690.738.085 lembar saham pada 15 November 2024.
Transaksi ini dilakukan dengan harga Rp875 per saham, yang membuat Gani mengantongi total dana sebesar Rp604,39 miliar. “Tujuan transaksi ini adalah untuk divestasi, dengan kepemilikan saham sebelumnya bersifat langsung,” ujar Juliani.
Dampak Transaksi terhadap Kepemilikan dan Pergerakan Harga
Pasca transaksi ini, Gani tidak lagi memiliki saham di STAA, yang sebelumnya setara dengan 6,34% dari total saham perusahaan. Di sisi lain, saham STAA ditutup melemah 0,59% pada sesi perdagangan Kamis (21/11/2024), berada di level Rp845 per saham. Kapitalisasi pasar STAA tercatat sebesar Rp9,21 triliun.
Dampak bagi Investor
Penjualan besar-besaran oleh pemegang saham utama sering kali menjadi sinyal yang perlu dicermati oleh investor. Hal ini dapat memengaruhi sentimen pasar dan strategi investasi ke depan, terutama bagi mereka yang berkepentingan pada sektor perkebunan dan agribisnis. Analisis mendalam diperlukan untuk memahami implikasi transaksi ini terhadap prospek perusahaan dan pergerakan harga saham STAA.
Sumber: CNBC Indonesia
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
