Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Asia di level $2.674,05 per ons pada hari ini. Investor menantikan data ekonomi AS seperti penjualan ritel dan klaim pengangguran mingguan, yang berpotensi memberikan sinyal lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve.
Bas Kooijman, CEO DHF Capital S.A., menyatakan bahwa data ini sangat diperhatikan karena dapat mengindikasikan apakah pelonggaran suku bunga akan berlanjut, sebuah prospek yang menguntungkan bagi emas. Di sisi lain, ketegangan geopolitik, termasuk serangan udara di Lebanon yang menewaskan 16 orang, meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe haven.
Sumber: Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
