Emas mengalami perjalanan yang tidak mulus di awal pekan ini, turun tajam dan kemudian memulihkan sebagian besar kerugiannya karena para pedagang menilai dampak dari aksi jual saham dan ketegangan di Timur Tengah.
Pergerakan Harga Emas
Harga emas batangan spot, yang mendekati rekor tertinggi minggu lalu, turun lebih dari 1% sebelum rebound dan diperdagangkan sedikit di bawah $2.435 per ons. Meningkatnya kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi AS yang semakin dalam membebani pasar ekuitas, dengan para pedagang khawatir Federal Reserve mungkin tertinggal dalam pemangkasan suku bunga.
Ketegangan di Timur Tengah
Di Timur Tengah, ketegangan meningkat dengan kekhawatiran bahwa situasi dapat berubah menjadi konflik langsung yang lebih luas antara Israel dan Iran. Israel sedang mempersiapkan kemungkinan serangan dari Iran dan milisinya sebagai balasan atas pembunuhan pejabat Hizbullah dan Hamas.
Daya Tarik Emas sebagai Safe Haven
Emas telah menjadi salah satu komoditas dengan kinerja terbaik tahun ini, didukung oleh pembelian bank sentral, konsumen Asia, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Fed. Meskipun logam mulia biasanya diuntungkan dari permintaan sebagai aset haven selama masa tekanan finansial dan geopolitik, emas bisa melemah jika aksi jual aset berisiko sangat tiba-tiba atau nyata.
Harga Emas Terkini
Emas batangan untuk pengiriman segera turun 0,4% menjadi $2.434,61 per ons pada pukul 10:10 pagi waktu Singapura, karena imbal hasil Treasury 10 tahun turun dan Indeks Spot Dolar Bloomberg diperdagangkan sedikit berubah. Logam mulia naik lebih dari 2% minggu lalu, melampaui $2.477, dalam jarak $10 dari rekornya.
Di antara logam lainnya, perak pertama kali turun hampir 2%, kemudian melambung hingga diperdagangkan sedikit berubah di atas $28 per ons, sementara paladium dan platinum turun.
Investor akan terus memantau perkembangan ekonomi AS, kebijakan moneter, dan ketegangan geopolitik yang dapat mempengaruhi pergerakan harga emas ke depan.
Sumber : Bloomberg
PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn
