Emas Stabil Mendekati Rekor Tertinggi Menjelang Laporan Inflasi

Emas bertahan stabil menjelang serangkaian laporan inflasi yang diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral.

Laporan inflasi inti yang dipantau oleh Federal Reserve, yaitu indeks pengeluaran konsumsi pribadi yang tidak termasuk makanan dan energi, akan dirilis pada hari Jumat. Ekspektasi menunjukkan kemungkinan adanya kenaikan harga yang masih tinggi pada bulan Februari. Selain itu, negara-negara seperti Perancis, Italia, Spanyol, dan Australia juga akan melaporkan data harga konsumen minggu ini.

Meskipun dolar AS menguat dalam beberapa pekan terakhir, membuat emas menjadi lebih mahal bagi banyak pembeli, logam mulia ini masih mendekati titik tertinggi sepanjang masa. Sejak pertengahan Februari, emas telah menguat sekitar 9%.

Harga emas di pasar spot stabil di sekitar $2,165.30 per ons pada pukul 8:25 pagi di Singapura. Pada Rabu lalu, emas mencapai rekor sebesar $2,220.89 sebelum akhirnya minggu ini ditutup dengan kenaikan sebesar 0,4%. Indeks Bloomberg Dollar Spot cenderung datar. Sementara itu, perak dan platinum mengalami sedikit perubahan, sementara paladium mengalami kenaikan.

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo Berjangka – Kvn

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.